Selamat datang....disini kami akan berusaha mengumpulkan berbagai macam manuskrip teks sastra. baik itu berupa naskah drama, kumpulan puisi, cerpen, dongeng dll. Buat para pembaca juga bisa mengirimkan karya-karyanya pada blog ini lewat e-mail : lakulelaki[at]yahoo[dot]com. Insya Allah akan kami muat.

Teater Satu Lampung

Pentas Teater Satu Lampung dalam naskah VISA karya Goenawan Mohamad. Dipentaskan di Komunitas Salihara Jakarta dengan Sutradara Iswadi Pratama

Teater Lakon Bandung

Pentas Teater Lakon Bandung dalam naskah MACHINE sutradara Chandra Kudapawana. Pentas di Surabaya dalam Kompetisi Teater Indonesia

CCL Bandung

Pentas teater dari Komunitas CCL Bandung dengan judul "Tanah" karya dan sutradara Iman Soleh

Tampilkan postingan dengan label Arifin C Noer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arifin C Noer. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Juni 2011

Arifin C Noer

Arifin Chairin Noer (lahir di Cirebon, Jawa Barat, 10 Maret 1941 – meninggal di Jakarta, 28 Mei 1995 pada umur 54 tahun), atau lebih dikenal sebagai Arifin C. Noer, adalah sutradara teater dan film asal Indonesia yang beberapa kali memenangkan Piala Citra untuk penghargaan film terbaik dan penulis skenario terbaik.

Salah satu film Arifin yang paling kontroversial adalah Pengkhianatan G 30 S/PKI (1984). Film ini diwajibkan oleh pemerintah Orde Baru untuk diputar di semua stasiun televisi setiap tahun pada tanggal 30 September untuk memperingati insiden Gerakan 30 September pada tahun 1965. Peraturan ini kemudian dihapus pada tahun 1997.

Selain itu Arifin jugalah yang pertama mengenali bakat aktris Joice Erna dan mengangkatnya ke jenjang popularitas dengan film Suci Sang Primadona di tahun 1977.

Latar belakang teaternya yang kuat ia raih dengan pertama bergabung dengan kelompok bentukan Rendra dan juga kemudian menulis dan menyutradari lakon-lakonnya sendiri seperti Kapai Kapai, Tengul, Madekur dan Tarkeni, Umang-Umang dan Sandek Pemuda Pekerja.

Istrinya adalah aktris Jajang C. Noer. Darinya, Arifin mendapat dua anak, yaitu: Nitta Nazyra dan Marah Laut.

Sumber : Wikipedia

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More